Dialog hati Tentang Muslimah UkhtiShalihah

Jangan marah ya ukhti cantik ^^

Ukhti, pernah kah kita sakit hati karena orang lain? Hmm,pasti pernah ya.  Dan pernah kah kita bersedih karena daya upaya yang kita lakukan tak mendapat arti di hadapan mereka,orang-orang yang seharusnya memberikan dukungannya untuk kita. Sedih memang… apalagi ada aja orang yang dengan sengaja berusaha mematahkan asa yang kita punya….

Betul sekali… menjadi baik itu susah… hari gini jadi orang alim? Beuuhh,pasti banyak yang akan mencela satu dua kali, atau malah sampai saat ini? Walau orang-orang yang mendukung kita juga masih ada. Hanya saja celaan-celaan dari mereka orang-orang yang belum paham itu, tak urung membuat langkah kita surut, membentuk bulir-bulir bening mengalir dari pelupuk mata…

Ahhh… kita kan juga punya hati? Apa hak mereka menghancurkan hati kita?

Ya… memang sangat menyebalkan berhadapan dengan orang yang hanya bisa berkata, “”ihh,kamu sok alim banget sihh,agama aja gak tau apa-apa, uda sok-sokan ngasih tau orang lain, anak baru kemaren juga, bisa apa kamu?”

Alhamdulillah …ayu belum pernah dicecar seperti itu secara langsung, tapi di belakangku? Siapa tahu kan?

Dan ketika memang ada yang pernah berkata seperti itu, ayu hanya bisa bilang… alhamdulillah…. Ternyata masih ada banyak orang yang perhatian ya sama ayu..hehehe.buktinya mereka sangat perhatian dalam hal-hal yang ayu perbuat,sekecil apapun itu….

Hmm,… memang benar… ketika kita memilih menjadi shalihah… maka sudah menjadi resikonya bila ada satu dua yang tak suka… hukum sebab akibat… atau… aksi-reaksi….hehehe. malah jadi pelajaran fisika nih 😀

Rasulullah dan sahabat saja mendapatkan berbagai cercaan yang sungguh berat, padahal beliau adalah orang-orang mulia,… hlaa …apalagi kita? Berusaha berjilbab bener aja, ada suara nyasar di telinga, baru aja mau shalat duha di mushala ada aja yang negur…. Aiihh, mereka ini kayak bodyguard kita aja ya…?hehe

Tak usah marah,… tak perlu kita berlelah-lelah membuang energi untuk memikirkan hal-hal dan orang-orang yang tak begitu penting… apalagi mereka yang jelas-jelas terlihat tak suka dengan kebaikan yang kita lakukan, kalo ayu sih suka mbatin sendiri…” “idiiihh,sirik (iri) tanda tak mampu””

Yahh ibaratnya, biarlah burung berkicau kita tak perlu galau. hehehe.ndak nyambung ya? 😀

Kita berbuat baik aja ada yang protes…,gimana kalo kita berbuat salah …bisa jadi makin banyak tuh. Pun terkadang mereka mengidentikkan kita dengan orang-orang yang “sempurna” kebaikannya. Padahal, manusia itu tampatnya salah dan lupa….

Ya,… karena terkadang orang-orang yang mencecar kita itu adalah orang-orang yang belum belajar menjadi shalih. Karena orang-orang yang saat ini sedang belajar menjadi shalih itu justru akan dengan senang hati mengulurkan tangannya untuk kita, membantu kita belajar bersamanya… indah kan? Itulah yang namanya ukhuwah… persaudaraan di jalan Allah…. Maka bersyukurlah… masih ada saudara-saudara yang teramat sayang pada kita… tak melulu mereka saja yang tak suka itu yang hadir…

Heyy,… tapi bukankah mereka yang tak suka itu juga malah membuat kita belajar untuk jadi jauh lebih baik lagi? Kalo orang yang suka tantangan pasti akan berpikir begitu. Kita sedang dintantang nih sama mereka… ““seistiqomah apa sih kita? Seberapa besar sih tekad kita menjadi lebih baik?””

Nah ambil sisi positifnya aja ukhti…, karena bisa jadi kita justru bisa melakukan perbaikan jauh lebih banyak kan… yaaa, walaupun kita tak suka cara mereka.… Tapi ingatlah… kelemahlembutan kita,… kesabaran kita ,pasti nantinya akan berbuah manis. Siapa tahu mereka tergerak hatinya untuk belajar menajdi lebih baik pula?

Hina di hadapan manusia belum tentu hina di hadapan Allah. Biarlah Allah saja yang menilai kita… karena bisa jadi kita jauh mulia di hadapanNya. Dan ketika kita baik di hadapan Allah… maka akan Ia jadikan kita baik di mata manusia…. Kapan? Suatu saat nanti… yang harus kita lakukan adalah terus berikhtiar dan sabar… kemudian tawakkal. Biarlah kita berproses dan Allah yang nanti akan menentukan hasilnya…

Ukhti… tak perlu kau khawatir dengan pandangan manusia yang terkadang kabur… karena Pandangan Allah tak pernah salah….Maka… teruslah melangkah… jangan surut langkahmu ke belakang… karena bukankah kita dikatakan berjalan ketika kita melaju ke depan? 🙂

Ya… inilah …jalan yang harus kita tempuh…. Bersemangatlah ukhti…. Laa tahzan…. Innallaaha ma’’ana…. Allah selalu bersama kita….

Yuk kita jaga hati biar lebih cling 😀

[quote style=”1″] Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam,bersabda:

“Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam gulat tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan nafsu amarahnya.” ( HR. Bukhari dan Muslim)

“Tidaklah seorang hamba yang dizhalimi dengan suatu kezhaliman, lalu dia bersabar atasnya melainkan Allah menambahkan kemuliaan kepadanya” (HR Ahmad dan At Tirmidzi) [/quote]

**sebuah tulisan untuk saudari-saudariku yang tengah bersedih hati…

Selasa, 1 Februari 2011

Leave a Comment